Monday, May 21, 2018

Ajax CRUD Menggunakan Bootstrap modals and DataTables dengan Upload Gambar

Baik kawan-kawan semua, kali ini mimin mau sharing lagi mengenai Ajax CRUD Menggunakan Bootstrap modals and DataTables , sebelumnya mimin juga sudah bahas di postingan sebelumnya yaitu Ajax CRUD Menggunakan Bootstrap modals and DataTables .

Nah di postingan ini mimin mau nambahin fungsi upload gambar, oke silahkan di simak

Screenshoot :





Yang harus ada nih :

  1. PHP+ MySQL or you may use XAMPP –> Download
  2. Codeigniter 3.0 –> Download
  3. jQuery 2.1.4 –> Download
  4. Twitter Bootstrap 3.3.5 –> Download
  5. Bootstrap-datepicker 1.4.0 –> Download
  6. DataTables 1.10.7 –> Download
Database dan Query :

Configuring Codeigniter :

assets folder structure :



routing :

Source Code
model : Person_model.php 
path : application/models/Person_model.php


controller: Person.php 
path : application/controller/Person.php
view : person_view.php 
path : application/views/person_view.php


Download Full Source Code : disini

Tuesday, May 1, 2018

Cara Install & Menggunakan Composer

             Oke sobat pakarkoding, kesempatan kali ini pakarkoding mau sharing sedikit tentang Composer di CodeIgniter

               Composer adalah sebuah tools package manager untuk bahasa pemograman PHP yang membantu developer dalam mengelola package yang akan digunakan dalam proyeknya. dengan menggunakan Composer, kita akan dengan mudah mengelola dependency (libraries) yang diperlukan aplikasi php mulai dari download, pengaturan, autoload hingga update dependency, semuanya dengan mudah dapat dilakukan dengan bantuan composer.

Untuk Pengguna Windows
untuk melakukan instalasi composer sangat mudah. silahkan menuju langsung ke situs https://getcomposer.org/ dan pada halaman download anda bisa langsung mendownload installer composer untuk OS windows.


setelah selesai mendowload silahkan double klik pada file Composer-Setup.exe dan nanti akan muncul jendela composer setup seperti dibawah ini, silahkan klik next untuk melakukan proses instalasi

sebelum menginstall composer, pastikan anda sudah menginstall php pada komputer anda, boleh melakukan instalasi satu persatu atau melakukan instalasi melalui software paket distribusi seperti xampp, wampp atau lain nya. kalau sudah silahkan pilih lokasi php.exe dan klik next untuk melakukan proses instalasi.

setelah itu silahkan tunggu sampai proses instalasi selesai, kalau sudah selesai silahkan klik finish. untuk melakukan pengechekan apakah composer sudah terinstall atau belum, silahkan buka command prompt anda dan ketikkan composer-v, jika sukses maka akan muncul seperti berikut :

Trik 1 : Cara Menggunakan Composer
misalnya anda ingin menginstall library fpdf, langkah pertama yang harus anda lakukan adalah mencari library ini pada situs packagist.org. setelah itu silahkan buka CMD dan arahkan ke folder proyek tempat library ini akan disimpan, setelah itu ketik :

setelah itu silahkan chek folder proyek anda, nati akan muncul sebuah folder baru bernama vendor yang berisi library yang anda install tadi.


Trik 2 : Cara Menggunakan Composer
trik kali ini lebih baik anda gunakan jika anda ingin menginstall beberapa library sekaligus. saya asumsikan anda akan menginstall library yang sama seperti di atas, silahkan buat sebuah file baru dengan nama composer.json dan ketiklah perintah dibawah ini :
[code hl="1, 4, 7"] { "require": { "itbz/fpdf": "dev-master" } }[/code] lalu silahkan buka cmd anda lagi dan pastikan anda berada pada folder proyek yang sudah terdapat file composer.json tadi dan ketiklah perintah compsoer install untuk melakukan proses instalasi package melalui composer.

begitulah cara menginstall dan menggunakan composer yang saya bahas pada postingan ini. pada postingan selanjutnya saya akan membahas cara menginstall laravel menggunakan composer.

Menggunakan Dompdf di Codeigniter

           Oke sob, , ketemu lagi, kali ini pakarkoding akan sedikit sharing mengenai dompdf ni. Apasi DOMPDF trus apa kegunaannya yahhhh ??? oke langsung saja simak sob
           Dompdf merupakan salah satu library dari PHP untuk membuat file dengan ekstensi PDF. Cara kerja Dompdf itu mengkonversi dari HTML ke PDF, sehingga lebih praktis. Selain itu juga, kita bisa menggunakan CSS di dalamnya. Saat ini Dompdf mendukung CSS versi 2.1. Untuk penggunaanya f di framework Codeigniter, silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini.

1. Aktifkan Autoload Composer
Kita akan menginstal Dompdf melalui Composer. Karena itu, autoload untuk Composer perlu diaktifkan. Silahkan buka file application/config/config.php, kemudian isi bagian autoload Composer seperti ini.
[code hl="1, 4, 7"]$config['composer_autoload'] = "vendor/autoload.php";[/code]
2. Instal Dompdf 
Selanjutnya kita instal dompdf dengan perintah:
[code hl="1, 4, 7"]composer require dompdf/dompdf[/code] Jalankan perintah tersebut di direktori proyeknya.

Baca juga: Cara Menggunakan Composer pada CodeIgniter

3. Membuat Library Sendiri
Agar tidak menulis ulang kode yang sama disetiap penggunaan Dompdf, kita buat saja library  sendiri. Silahkan buat file baru di direktori application/libraries dengan nama pdf.php. Isinya seperti berikut ini.

[code hl="1, 4, 7"] <?php defined('BASEPATH') OR exit('No direct script access allowed'); /** * CodeIgniter DomPDF Library * * Generate PDF's from HTML in CodeIgniter * * @packge CodeIgniter * @subpackage Libraries * @category Libraries * @author Ardianta Pargo * @license MIT License * @link https://github.com/ardianta/codeigniter-dompdf */ use Dompdf\Dompdf; class Pdf extends Dompdf{ /** * PDF filename * @var String */ public $filename; public function __construct(){ parent::__construct(); $this->filename = "laporan.pdf"; } /** * Get an instance of CodeIgniter * * @access protected * @return void */ protected function ci() { return get_instance(); } /** * Load a CodeIgniter view into domPDF * * @access public * @param string $view The view to load * @param array $data The view data * @return void */ public function load_view($view, $data = array()){ $html = $this->ci()->load->view($view, $data, TRUE); $this->load_html($html); // Render the PDF $this->render(); // Output the generated PDF to Browser $this->stream($this->filename, array("Attachment" => false)); } }[/code]

Kode di atas merupakan class exstends dari class Dompdf.

4. Membuat Controller 
Buat sebuah fungsi baru di dalam Controller untuk menggunakan library yang sudah kita buat tadi.
[code hl="1, 4, 7"]public function laporan_pdf(){ $data = array( "data" => array( "nama" => "Pakar Koding", "url" => "http://pakarkoding.blogspot.com" ) ); $this->load->library('pdf'); $this->pdf->setPaper('A4', 'potrait'); $this->pdf->filename = "laporan-petanikode.pdf"; $this->pdf->load_view('laporan_pdf', $data); }[/code]
File view yang di-load bernama laporan_pdf, berarti kita harus membuat file view bernama laporan_pdf.php di application/views


5. Membuat View File: 

buatlah sebuah view di folder application/views/laporan_pdf.php seperti ini :
[code hl="1, 4, 7"]<pre><?php print_r($data); ?></pre>[/code]

6. Percobaan

       Kira-kira begitulah cara menggunakan Dompdf di Codeigniter sob. Selebihnya sobat bisa bereksperiman sendiri. Masih belum jelas, sobat bisa eksperimen sendiri dengan cek repositori ini codeigniter-dompdf.

Looping, Array, dan Fungsi pada PHP

               Oke sob, , kali ini mimin akan memposting artikel tentang looping, array dan fungsi pada PHP. Sebenarnya dari sekilan pembelajaran bahasa pemrogramman yang terpenting ya ini, malsalah looping, array dan fungsi.



Looping 
Looping atau perulangan adalah suatu cara melakukan sesuatu secara berulang-ulang dengan menggunakan kode program. Misal, saat kita ingin menampilkan "Hello Word" sebanyak sepuluh kali, kita hanya perlu menuliskannya sekali. Kode php-lah yang akan menampilkannya sebanyak sepuluh kali.

Looping pada php ada beberapa jenis, misalnya for, while, foreach dan do-while.

Looping dengan For   [code hl="1, 4, 7"] <?php for ($i=1; $i <= 10; $i++) { echo "Hello Word ke $i"; } ?> [/code]
Maksud diatas, maka tulisan ”Hello Word” akan tampil sebanyak 10 kali. Perhatikan statement yang berada di dalam tanda kurung setelah for, pada statement tersebut menyatakan bahwa nilai dari variabel $i adalah 1 ($i = 1). Lalu, selama $i kurang dari sama dengan 10 maka perulangan akan terus dijalankan ($i <= 10) dimana setiap kali perulangan dilakukan nilai $i akan ditambahkan dengan 1 ($i++). Jadi, ketika program menampilkan "Happy ngoding" untuk pertama kali maka nilai $i adalah 1. Untuk yang kedua kali maka nilai $i adalah 2 dst.

Looping dengan While   [code hl="1, 4, 7"] <?php $i = 1; while ($i <= 10) { echo "Hello Word ke $i"; $i++; } ?> [/code]Hampir sama dengan for kan? Yaitu terdapat inisialisasi variabel yaitu $i = 1 , kemudian terdapat batasan sampai kapan perulangan akan dilakukan yaitu selama $i <= 10. Selain, itu juga terdapat $i++ yang merupakan faktor penambah pada variabel $i.

Looping dengan do-While  [code hl="1, 4, 7"] <?php $i = 1; do{ echo "Hello Word ke $i"; $i++; }while ($i <= 10) ?> [/code]
Maksud diatas berarti lakukan (do) semua perintah yang ada di dalam kurung kurawal, selama (while) $i kurang dari sama dengan sepuluh.

Pada dasar nya semua sama2 menghasilkan looping :D Oke kita lanjut ke Array.

Array 
Apa itu Array? Array adalah suatu cara menyimpan banyak data dalam satu variabel. Biasanya dalam bahasa pemrograman lain, data-data yang disimpan pada array haruslah data yang sejenis. Namun, pada PHP sobat bisa bebas menyimpan data dengan tipe apa saja misalkan string dan integer. Kemudian, data-data yang disimpan dalam variabel tersebut bisa dibedakan dengan menggunakan index.

Jika Sobat memiliki daftar item buah,untuk menyimpan daftar item buah di variabel tunggal bisa terlihat seperti ini:

$buah1 = "Mangga";
$buah2 = "Alpukat";

Tapi, bagaimana jika sobat ingin looping item buah dan menemukan satu buah tertentu ? Dan bagaimana jika sobat tidak hanya memiliki 2 buah, tapi puluhan bahkan ratusan? Solusi terbaik di sini adalah dengan menggunakan tipe data Array.

Sebuah Array dapat memegang semua nilai variable Sobat di bawah satu nama. Dan Sobat dapat mengakses nilai dengan mengacu pada nama Array. Setiap elemen dalam array memiliki indeks sendiri sehingga dapat dengan mudah diakses.

Dalam PHP, ada tiga jenis Array:
  1. Numeric array : Sebuah array dengan indeks numerik 
  2. Asosiatif array : Sebuah array dimana setiap key ID adalah terkait dengan nilai 
  3. Multidimensional array : Sebuah array yang berisi satu atau lebih array 

Numeric Array
Sebuah numeric array menyimpan setiap elemen array dengan indeks numerik. Ada dua metode untuk membuat array numerik.

Sebuah numeric array menyimpan setiap elemen array dengan indeks numerik. Ada dua metode untuk membuat array numerik.

Contoh yg indeks nya otomatis dimulai dari 0 (jadi 0,1,2,3,dst..):
[code hl="1, 4, 7"] $buah = array("Mangga","Apel","Jeruk"); [/code]
Contoh yg indeks nya manual :
[code hl="1, 4, 7"] $buah[0] = "Mangga"; $buah[1] = "Apel"; $buah[2] = "Jeruk"; [/code]
Contoh berikut kita ingin mengakses nilai variabel dengan mengacu pada nama array dan indeks :
[code hl="1, 4, 7"] <?php $buah[0] = "Mangga"; $buah[1] = "Apel"; $buah[2] = "Jeruk"; echo "Buah ". $buah[0]." dan ". $buah[1] . " Manis sekali"; ?> [/code]

Maka hasil nya :


Array Assosiatif 
Array asosiatif adalah array yang tidak menggunakan angka sebagai kunci di setiap nilainya. Jika tidak ditentukan kunci dari sebuah elemen di array, PHP akan otomatis memberikan kuncinya berupa angka.

Contoh :
[code hl="1, 4, 7"] $array_saya = array( 'tahun' => 1610, 'organisasi' => 'VOC Belanda', 'total' => 350); [/code]
Untuk menampilkannya :
[code hl="1, 4, 7"] echo $array_saya[ 'tahun']; echo ""; echo $array_saya[ 'organisasi']; [/code]

Array multidimensi 
Dalam array multidimensi, setiap elemen dalam array utama juga dapat sebuah array.Dan setiap elemen dalam array sub-dapat sebuah array, dan sebagainya.

Sobat tidak hanya bisa menyimpan string atau angka di dalam array, tapi sobat juga bisa menyimpan  Array di dalam array. Ini yang disebut dengan array multidimensi. Kita melakukannya seperti kita membuat array biasa, tetapi di setiap elemennya kita memasukkan array alih-alih angka atau string. 

$lemari adalah sebuah array yang di dalamnya memiliki tiga elemen/baris. Dimana setiap baris kita anggap adalah sebuah laci. Dan di setiap lacinya kita bisa menemukan elemen-elemen.

Untuk mengakses sebuah elemen, kita harus mengambil baris dari array kita selayaknya kita mengambil elemen di array satu dimensi dengan menggunakan [ ].

Jika kita ingin mengambil baris pertama, kita menuliskan $lemari[0]. Maka kita akan mendapatkan array( 'baju', 'celana'). Dari sini, jika kita ingin mengambil 'celana', maka kita bisa menuliskan $lemari[0][0].

 Ingat bahwa perhitungan array dimulai dari 0.

Contoh :
[code hl="1, 4, 7"] <?php // deklarasi $lemari yang memiliki beberapa array sebagai elemennya $lemari = array( array('baju', 'celana'), array('laptop', 'komputer'), array('buku', 'pulpen') ); // anggap setiap baris/array di $lemari adalah sebuah laci // kita akses laci ketiga, benda pertama echo $lemari[2][1]; echo "<br>"; // kita akses laci kedua, benda kedua echo $lemari[1][1]; echo "<br>"; // akses elemen di array yang sobat buat ?>[/code]
Hasil :

Fungsi atau Function
Fungsi adalah sebuah pernyataan yang dikemas dengan sebuah nama dan bisa di panggil beberapa kali. Pada dasar nya fungsi ini dibuat untuk mempermudah pekerjaan kita dalam membuat suatu program.

Contoh : [code hl="1, 4, 7"] <?php function tampil(){ echo "Halo sob "; echo "Saya admin dari pakarkoding.blogspot.com"; } tampil(); ?> [/code]
Untuk menampilkan data dari fungsi tampil kita cukup memanggil tampil(); 
sangat mudah kan jika kita panggil berulang kali?

Menambahkan Parameter Pada Fungsi PHP 
Dalam fungsi PHP sobat bisa menambahkan parameter. Parameter diletakkan di dalam tanda ' ( ) ' setelah nama fungsi. Sobat bisa memasukkan jumlah parameter lebih dari satu dengan menambahkan tanda koma ( , ) setelah parameter sebelumnya.

Contoh :
[code hl="1, 4, 7"] <?php function tampilNilai($a) { echo "Nilai parameter adalah : " . $a; } $nilai_ku = 4; tampilNilai($nilai_ku); ?>[/code]
Hasil :

Fungsi PHP dengan nilai kembali / return value
Return value / nilai kembali maksudnya sebuah fungsi akan menghasilkan nilai dan bisa di masukkan nilainya ke sebuah variabel dan bisa berguna untuk menetapkan sebuah kondisi. Dengan menambahkan syntax return kita akan menghasilkan fungsi dengan nilai kembali.

Contoh :
[code hl="1, 4, 7"] <?php function perkalian($a,$b) { $total = $a * $b; return $total; } $nilai1 = 7; $nilai2 = 2; $nilai_return = perkalian($nilai1,$nilai2); echo "Nilai return adalah : " . $nilai_return; ?>[/code]
Dan Hasilnya :


Gimana Sob ??? Paham kan yah ? hehehe, , semoga paham deh yah, , sekian tutorial dari kami, kalo ada saran tulis aja di kolom komentar, terimakasih dan dampai jumpau di postingan selanjutnya

Thursday, April 26, 2018

Membuat Slug Pada Codeigniter

          Slug bisa di artikan sebagai Bagian dari URL yang mengidentifikasi halaman tertentu di sebuah website yang dapat dibaca oleh pengguna.” Singkatnya slug adalah bagian dari url yang menjelaskan tentang konten suatu halaman.


PENJELASAN SLUG
          Slug bisa di artikan sebagai Bagian dari URL yang mengidentifikasi halaman tertentu di sebuah website yang dapat dibaca oleh pengguna.” Singkatnya slug adalah bagian dari url yang menjelaskan tentang konten suatu halaman.

        Bila kita melihat suatu artikel di website berita misalnya, kita akan melihat alamat URL seperti ini http:example.com/ini-judul-berita dan bukan http:example.com/3. Jadi yang menjadi alamat URL bukanlah ID berita melaikan judul berita dengan pemisah berupa tanda strip. Alamat tersebut akan lebih mudah dikenali oleh mesin pencari dibandingkan dengan hanya berupa ID. Hal ini sangat penting bila kita membuat website yang mengutamakan SEO.

CARA MEMBUAT SLUG PADA CODEIGNITER

      Untuk membuat slug sebenarnya sangat mudah. Pada prinsipnya slug tersebut akan menggantikan ID. jadi pertama kita perlu menambahkan kolom slug pada tabel berita kita. Kemudian membuat fungsi slug yang akan meng convert judul berita menjadi slug. Untuk membuat fungsi slug, buatlah file slug_helper.php di dalam folder application/helper. Berikut ini adalah isi dari slug_helper.php tersebut
[code hl="1, 4, 7"] <?php if ( ! defined('BASEPATH')) exit('No direct script access allowed'); function slug($text) { // replace non letter or digits by - $text = preg_replace('~[^\\pL\d]+~u', '-', $text); // trim $text = trim($text, '-'); // transliterate $text = iconv('utf-8', 'us-ascii//TRANSLIT', $text); // lowercase $text = strtolower($text); // remove unwanted characters $text = preg_replace('~[^-\w]+~', '', $text); if (empty($text)) { return 'n-a'; } return $text; } ?> [/code]
Cara memanggilnya sangat mudah. Anda cukup load helper slug tersebut di config/autoload.php [code hl="1, 4, 7"] $autoload['helper'] = array('slug'); [/code] Setelah anda meload helper tersebut, anda langsung bisa menggunakannya seperti contoh berikut. [code hl="1, 4, 7"] public function create_action() { $this->_rules(); if ($this->form_validation->run() == FALSE) { $this->create(); } else { $data = array( 'judul_berita' => $this->input->post('judul_berita',TRUE), 'isi_berita' => $this->input->post('isi_berita',TRUE), 'slug_berita' => slug($this->input->post('judul_berita',TRUE)), ); $this->berita_model->insert($data); $this->session->set_flashdata('message', 'Create Record Success'); redirect(site_url('admin/berita')); } } [/code]            Pada contoh di atas, kita menambahkan fungsi slug sebelum menyimpan ke kelom slug_berita. Untuk form tidak perlu ditampilkan slugnya karena diambil langsung dari input judul_berita. jadi kita tambahkan judul berita ‘Ini adalah Judul Berita’ maka slug akan menjadi ‘ini-adalah-judul-berita’.               Untuk mencegah slug yang sama, anda perlu mengatur kolom tersebut menjadi unique atau anda bisa melakukan validasi. Misalnya untuk slug yang sudah ada dapat ditambahkan increment dibelakangnya. 

         Demikian cara singkat membuat slug yang akan meningkatkan skor SEO website anda. Semoga bermanfaat. Bila ada pertanyaan silahkan langsung tulis di kolom komentar ya. Terima kasih.

Tuesday, April 24, 2018

Cara Membuat Koneksi MySQLi Dengan Php Menggunakan Sistem OOP


           Belajar Membuat Koneksi database dengan php merupakan sebuah dasar dalam belajar pemrograman web dan belajar php, dengan berkoneksi kita bisa melakukan interaksi dengan database seperti melakukan CRUD (Create, Read, Update dan Delete). Tutorial seperti membuat koneksi database dengan php bukan lagi tutorial php baru, karena banyak situs yang menulis tentangini, namun pada kesempatan kali ini kita tidak akan belajar membuat koneksi database mysql tetapi dengan mysqli.

            Kenapa MySQLi ? MySQLi adalah sebuah ekstesi baru dari mysql yang diklaim lebih aman dan lebih cepat dari mysql tanpa “i” serta lebih stabil di PHP 5 ke atas. Apalagi PHP akan merilis PHP versi ke 7 dan mengabaikan angka 6, sehingga mulai saat sini kita akan biasakan menggunakan MySQLi dengan harapan ketika kita menggunakan PHP 5 keatas kita tidak akan kerepotan dengan issue error deprecated karena mysql sudah tidak lagi disupport oleh PHP 5 ke atas. dan lagi kita akan menggunakan mysqli object, diharapkan kita akan terbiasa ketika menggunakan pemprograman PHP OOP.

             Membuat Koneksi Database dengan PHP Mula-mula silahkan membuat folder dengan nama “belajar-sqli” pada folder “c:\xampp\htdocs\” kemudian buatlah folder dan file. Sehingga folder kita lebih tertata dan bisa melanjutkan tutorial php ini dengan mudah. Buatlah sebuah database pada halaman phpmyadmin dengan mengakses localhost/phpmyadmin, beri nama databse yang kalian buat dengan nama “database_sqli“. Setelah kita berhasil membuat database di phpmyadmin selanjutnya kita akan kembali ke htdocs dan membuat file config.php dan isi dengan kode berikut :
[code hl="1, 4, 7"] <?php /** * Namafile : config.php * ----------------------------*/ $dbhost = 'localhost'; $dbuser = 'root'; // ini berlaku di xampp $dbpass = ''; // ini berlaku di xampp $dbname = 'database_kita'; // melakukan koneksi ke database $connect = new mysqli($dbhost,$dbuser,$dbpass,$dbname); // cek koneksi yang kita lakukan berhasil atau tidak if ($connect->connect_error) { // jika terjadi error, matikan proses dengan die() atau exit(); die('Maaf koneksi gagal: '. $connect->connect_error); } ?> [/code]

Berikutnya kita berpindah ke file index.php dimana kita akan menyisipkan file config.php ke dalamnya menggunakan require seperti berikut : 
[code hl="1, 4, 7"] <?php /** * namafile : index.php *----------------------*/ /** menyisipkan file config.php ke dalam file index.php */ // require 'config.php'; require 'config.php'; ?> [/code]
require 'config.php' artinya kita memanggil file config.php yang berada satu folder dengan file index.php ini. Sesuaikan jika menaruh file config.php beda folder dengan index.php.

Menguji Koneksi Database dengan PHP
Setelah kita selesai dengan file config.php dan index.php selanjutnya akan melakukan tes pada koneksi database yang sudah kita buat dengan cara mengakses http://localhost/belajar-sqli melalui browser favorit kalian. 

Jika browser kalian “blank” maka koneksi database yang kita buat berhasil, namun jika muncul “Maaf Koneksi gagal” berarti ada sebuah kesalahan silahkan check kembali username, password, host maupun nama database kemungkinan besar terjadi kesalahan disana. Demikian tutorial membuat koneksi database dengan php. apabila terdapat kesalahan silahkan tinggalkan pesan kalian pada kolom komentar dibawah. sekian dan selamat belajar.